Lama Pacaran, Seperti Ibu - Ibu Beli Sayur Di Pasar Di Pegang, Di Cemek, Di Pilih Kadang Gak Jadi Di Beli Ehh.. Di Belinya Sama Orang Lain !

Sekarang banyak kita saksikan para muda mudi yang pacaran sampai tahunan, Namun apalah daya.. ternyata Jodoh di Tangan Tuhan. Jangankan pacaran, bahkan setelah lamaran pun, seseorang bisa gagal menuju jenjang pernikahan.


Kisah ini sudah terlalu sering kita jumpai dalam kehidupan sehari - hari baik dilingkungan ataupun di media sosial lainnya.

Makanya, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melarang kita untuk mengumumkan acara lamaran, namun beliau hanya memerintahkan untuk memberitahukan tentang pernikahan. Apalagi bagi mereka yang sering mengumumkan telah berpacaran di media sosial seperti Facebook, Betapa sangat mendurhakai perintah Nabi.

Jangankan hanya sekedar lamaran, bahkan yang sudah menikah pun tdak ada jaminan bisa langgeng sepanjang hidup. Tidak cukupkah kasus-kasus perceraian yang sekarang marak untuk diambil pelajaran?

Banyak orang telah keliru..  Bahwa mengumumkan pernikahan bukanlah dimaksudkan untuk berbangga diri dan mengunggulkan gengsi, Namun sejatinya adalah sebagai pemberitahuan agar tidak ada prasangka buruk bagi orang yang belum mengetahuinya, dan juga sebagai syiar agar banyak orang termotivasi darinya.

Jika kita lihat secara obyektif di lapangan, dari sekian banyak kasus pacaran, berapa persen yang benar-benar sampai pada pernikahan? Jika pun ada yang sampai jenjang pernikahan, maka yang gagal sangat lebih banyak dan jumlahnya tak terhitung. Bahkan, ada yang coba-coba pacaran dan beralih dari satu dosa menuju dosa-dosa lainnya. Kasihan.

Postingan populer dari blog ini

Untuk Suami : Cintai, Hargai, Sayangi dan Kagumi Isteri Sendiri

Isteri Bukan Pengurus Rumah Tangga, tetapi Pendamping Hidup Suami

Punya Masalah Keluarga ? Jangan Curhat Kepada Orang Lain Atau Medsos Karena Ini Akibatnya !